Muktamar Khilafah Tahun 2013 di Surabaya


Muktamar Khilafah Minggu, Puluhan Ribu HTI Datangi Surabaya, Hindari Tambaksari." Sebanyak 60 ribu massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Timur diperkirakan akan menghadiri Muktamar Khilafah 2013 yang akan digelar di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari Surabaya, Minggu (26/5/2013).

Massa sebanyak itu akan mengendari ribuan kendaraan mulai bus, kendaraan umum hingga sepeda motor. "Karenanya kami meminta maaf jika nanti mengganggu lalu lintas di dalam Kota Surabaya," kata Wasis Sutikno, Ketua Panitia Muktamar Khilafah HTI Jawa Timur, Rabu (22/5/2013).

Untuk mencegah kemacetan, HTI mengaku telah menerapkan skenario memecah konsentrasi massa. Misalnya yang datang dari arah Sidoarjo akan dipecah dalam dua jalur yaitu melalui Rungkut dan melalui kawasan Jemursari.

Begitu juga massa yang datang dari Suramadu juga akan dipecah satu melalui Merr, dan satunya lagi melalui jalur tengah. "Massa yang dari arah Gresik juga kita pecah," kata Wasis.

Untuk menghindari kemacetan parah, massa HTI yang berasal dari seluruh daerah di Jawa Timur ini akan tiba sejak subuh dan terlebih dahulu berhenti di beberapa masjid di pinggiran Kota Surabaya.

Di masjid-masjid yang ada di pinggiran Kota surabaya ini, massa HTI akan melaksanakan ibadah sholat subuh terlebih dahulu sebelum akhirnya meluncur ke GOR Tambaksari.

Menurut Wasis, acara Muktamar sendiri akan dimulai sekitar pukul 06.00 dan dijadwalkan pada pukul 10.00 sudah selesai. "Mungkin yang akan macet waktu pulangnya, tapi tetap akan kita pecah mereka sehingga tidak terkonsentrasi di satu jalan saja," kata dia.

Sementara itu, M Usman, Humas DPD HTI Jawa Timur mengatakan muktamar kali ini akan digelar dengan rangkaian acara diantaranya adalah munajat dan istighotsah bersama. "Selain itu juga akan ada orasi-orasi," kata Usman. (fik) src kelanakota.suarasurabaya.net," Dikutip dan Update oleh situs Dakwah Syariah.

BAGIKAN KE ORANG TERDEKAT ANDA
ONE SHARE ONE CARE

Sekilas tentang penulis : Aksara Tanpa makna

Dakwah Islam, Kebenaran Islam, Islam Toleran